SUARAPERJUANGAN.CO.ID|Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) atas keberhasilannya membongkar jaringan produksi narkotika cair yang disalahgunakan melalui vape dengan omzet mencapai Rp18 miliar.
Pengungkapan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam merespons pola baru kejahatan narkotika yang secara sistematis menyasar generasi muda.
Koordinator Pusat BEM Nusantara, Sardani, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar penindakan hukum, melainkan bentuk nyata penyelamatan masa depan bangsa. Dengan potensi korban yang mencapai sekitar 15 ribu jiwa, langkah BNN telah memutus mata rantai peredaran narkotika yang semakin canggih dan berbahaya.
“Ini adalah bukti bahwa negara tidak boleh lengah dalam menghadapi kejahatan narkotika yang terus bertransformasi. Modus vape narkoba menunjukkan bahwa pelaku menyasar anak muda secara terencana. Karena itu, kami mengapresiasi ketegasan dan keberanian BNN dalam mengungkap kasus ini,” ujar Sardani.
BEM Nusantara mendorong agar pengungkapan ini diikuti dengan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan menyeluruh hingga ke aktor intelektual dan jaringan pendana di baliknya. Selain itu, pengawasan terhadap produk vape serta edukasi publik harus diperkuat agar ruang-ruang peredaran narkoba dapat ditutup secara sistemik.
Ke depan, BEM Nusantara menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BNN dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika demi melindungi generasi muda dan menyelamatkan masa depan Indonesia.(RA)

Posting Komentar