SUARAPERJUANGAN.CO.ID|Pematangsiantar (Humas) – Adli Richie Alfattah, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pematangsiantar, berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 dan diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM), program studi Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP).
Adli atau kerap disapa Richie dikenal sebagai sosok yang aktif dan berprestasi selama menempuh pendidikan di MAN Pematangsiantar. Ia tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler.
Di antaranya, Richie menjabat sebagai anggota dalam OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah), peserta aktif dalam ekstrakurikuler Olimpiade Geografi, serta menjabat sebagai ketua dalam ekstrakurikuler Mading.
Dedikasi Richie dalam isu-isu sosial dan lingkungan hidup juga berhasil mengukir prestasi yang membanggakan. Ia sukses terpilih sebagai salah satu peserta terbaik dalam program Green Youth Movement, sebuah pencapaian yang tidak hanya menguji wawasan lingkungannya tetapi juga mengantarkannya menjadi agen perubahan muda yang siap membawa dampak positif di tingkat yang lebih luas.
“Bagi saya, kegagalan kemarin bukan akhir dari segalanya, melainkan ujian untuk melihat seberapa besar tekad saya. Saya tidak mau masa depan saya ditentukan oleh satu atau dua kegagalan. Dengan mengingat impian besar yang ingin saya tuju dan harapan orang tua, saya memilih untuk menghapus air mata, berdiri tegak, dan melanjutkan perjuangan ini sampai berhasil,” ujar Richie kepada Humas, Sabtu (7/6/2026).
Bagi Richie, menjaga keseimbangan antara performa akademik, keaktifannya di organisasi, dan persiapan menuju SNBP adalah seni tersendiri yang penuh tantangan. Ia mengaku bahwa manajemen waktu sering kali menjadi ujian terberatnya. Untuk menyiasatinya, Richie menerapkan strategi menyusun skala prioritas harian yang ketat namun realistis, serta berkomitmen penuh untuk mengeksekusi jadwal tersebut tanpa menunda-nunda.
Demi menjaga semangat dan kesehatan mentalnya tetap stabil, Richie punya cara tersendiri untuk melepas penat, mulai dari berburu makanan favorit, main game, hingga mendengarkan musik di sela-sela kesibukan. Namun ketika kembali ke meja belajar, ia tetap sosok yang sangat disiplin. Richie terbiasa belajar secara terstruktur dengan cara membuat catatan rapi, rajin melahap latihan soal, serta mengulas kembali materi pelajaran secara berkala.
Pemuda asal Kabupaten Simalungun ini mengakui bahwa motivasi dari keluarga serta lingkungan terdekat merupakan faktor krusial yang memberinya ketahanan mental di tengah tekanan. Di samping itu, Richie mampu mengelola kecemasannya secara positif, dengan mengonversi rasa takut gagal menjadi dorongan kompetitif untuk berusaha lebih maksimal.
“Pengalaman mengajarkan saya bahwa kegagalan tidak pernah menjadi titik akhir, melainkan sebuah jeda untuk menguji keteguhan niat. Selama komitmen untuk berjuang itu masih ada, kegagalan bukan lagi sebuah hambatan, melainkan batu loncatan strategis menuju pencapaian yang lebih tinggi,” kata Richie menambahkan.
Keberhasilan menembus ketatnya persaingan SNBP 2026 di Universitas Gadjah Mada menjadi pencapaian tertinggi dalam fase akademis Richie sejauh ini. Lolosnya ia ke prodi Manajemen dan Kebijakan Publik bukan sekadar keberuntungan, melainkan akumulasi dari dedikasi panjang dan konsistensi yang kini siap ia bawa ke jenjang perguruan tinggi.
“Melihat hasilnya sekarang, segala pengorbanan kemarin rasanya sangat sebanding. Tapi lebih dari sekadar lolos, saya bersyukur karena proses sulit kemarin membuat saya jauh lebih dewasa dalam menghadapi tantangan. Perjalanan di dunia perkuliahan sudah menanti, dan saya tidak sabar untuk berkembang lebih jauh lagi agar bisa bermanfaat bagi orang banyak. Ini baru awal dari cerita panjang saya,” tutur Richie.
Langkah Richie menuju masa depan kini terbentang dengan penuh rasa optimisme. Melalui ruang-ruang akademik di Universitas Gadjah Mada, ia bersiap menempa diri di bidang kebijakan publik. Richie percaya bahwa ilmu yang ia timba di sana akan menjadi fondasi kuat baginya untuk merancang tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan membawa dampak nyata bagi masyarakat luas. (ril)

Posting Komentar