SUARAPERJUANGAN.CO.ID|MEDAN - Warga Gang Karya 7 Kelurahan Pangkalan Mashur Kecamatan Medan Johor mengaku resah, pasalnya, proyek Rekonstruksi (Perbaikan) jalan yang anggarannya diambil dari Dana Kelurahan (Dankel) tersebut dikebut dalam sehari, dimulai pukul 10 pagi dan selesai sekira pukul 23;00 WIB, pada Rabu (29/09/26) kemarin, terkesan dikerjakan asal jadi.
Akibatnya jalan Gang yang menjadi penghubung antara Jalan Karya Jaya dengan Jalan Karya Utama tersebut kini tampak miring permukaanya. Dikhawatirkan,, bila hujan deras mengguyur, air genangan hujan akan masuk ke rumah mereka karena proyek perbaikan jalan tersebut diduga tanpa adanya perencanaan (teknis) yang matang.
Selain itu, dari sekitar 150 meter panjang jalan gang tersebut, hanya 87 meter saja yang dicor beton. Selain itu, ketebalan semen cor-an aspal beton tersebut juga hanya sekitar 12 centimeter saja.
Tidak hanya itu saja, pelaksanaan proyek yang dilakukan tergesa-gesa ini juga tanpa plang proyek. Tidak adanya plang informasi mengenai adanya kegiatan pelaksanaan proyek perbaikan jalan gang ini, membuat warga setempat bertanya-tanya.
Jum (58) seorang ibu rumah tangga wanita paruh baya mengaku sempat melihat ada spanduk yang dibentangkan sebentar saja oleh pekerja untuk difoto, lalu kemudian disimpan kembali.
"Orang itu sempat bentang spanduk, lalu difoto kemudian digulungnya lagi, tapi apa itu pun aku tak tahu," ungkap Jum.
Hal senada juga diungkap oleh Haris (48), menurutnya pengecoran jalan gang ini malah menjadi permasalahan baru bagi warga.
"Harusnya air hujan tak masuk rumah, sekarang pasti masuk lah air kedalam rumah," kesalnya. Mantan petugas keamanan ini malah berharap dan memohon agar jalan gang mereka ini tidak usah saja dicor seperti ini.
" Saya pribadi berharap ini dibongkarlah, lebih bagus tidak usah dibeton begini. Karena dulu kalau banjir pun tak masuk kerumah saya," tandas Haris ketus. Dia menambahkan bahwa awalnya gang ini rencananya akan di aspal, namun dengan alasan mobil aspal tidak bisa masuk karena gang yang sempit, pengaspalanpun diganti dengan beton.
Perbaikan jalan pemukiman penduduk yang mengunakankan anggaran Dankel ini seharusnya bermanfaat bagi masyarakat. Karena adanya perbaikan infrastruktur jalan sebagai sarana pendukung transportasi, berguna dalam meningkatkan kemantapan dan keamanan warga setempat penguna jalan, disamping itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Camat Medan Johor Dr. Bachtiar Rivai Nasution, S.STP., M.A.P. saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp hingga berita ini ditayangkan tidak memberi komentar meski terlihat centang dua di ponselnya. (tim)

Posting Komentar