EMPAT PELAKU BEGAL BERSENJATA TAJAM DITANGKAP RESMOB POLRESTABES MEDAN, SUDAH EMPAT KALI BERAKSI DI PERCUT SEI TUAN




SUARAPERJUANGAN.CO.ID
|MEDAN – Tim JCS Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus empat pria yang diduga terlibat dalam komplotan begal bersenjata tajam (sajam) yang kerap beraksi di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.


Keempat tersangka masing-masing berinisial Ram Chand Singh Dhiloon (21), warga Jalan Makmur, Gang Tanjung XV, Kecamatan Percut Sei Tuan; Muhammad Rafli (19), warga Jalan Benteng Hulu, Kecamatan Medan Tembung; M. Al Hadim (20), warga Jalan Makmur, Dusun VII, Kecamatan Percut Sei Tuan; serta Try Dimas Ananda (20), warga Jalan Benteng Hilir, Gang Kemuning 18, Kecamatan Percut Sei Tuan.


Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Bimo Setiadi, mengatakan komplotan tersebut diduga telah berulang kali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas). Salah satu korbannya adalah seorang perempuan bernama Tri Suci Fahdina (27).


Peristiwa pembegalan itu terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban bersama adiknya mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 2737 ANK untuk pergi bekerja merias seseorang yang akan mengikuti wisuda.


Ketika melintas di Jalan Perhubungan, tepatnya di dekat Irian Supermarket, Desa Laut Dendang, korban tiba-tiba dihadang lima pria yang mengendarai dua sepeda motor.


Para pelaku kemudian menyuruh korban turun dari kendaraannya sembari mengancam menggunakan senjata tajam. Karena ketakutan, korban bersama adiknya terjatuh. Selanjutnya, para pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban.


Menerima laporan kejadian tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap Ram Chand Singh Dhiloon di Jalan Beringin, Pasar VII Tembung, pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.


Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Muhammad Rafli di Jalan Benteng Hulu pada hari yang sama sekitar pukul 16.34 WIB.


Tidak berhenti di situ, polisi kembali mengamankan M. Al Hadim di Jalan Makmur, Gang Tanjung XV, sekitar pukul 20.30 WIB. Selang 15 menit kemudian, petugas menangkap Try Dimas Ananda di Jalan Pringgan, Benteng Hilir.


"Lalu kita kembangkan lagi dan meringkus pelaku M. Al Hadim di Jalan Makmur, Gang Tanjung XV, sekitar pukul 20.30 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, kita berhasil mengamankan pelaku Try Dimas Ananda di Jalan Pringgan, Benteng Hilir," ujar Bimo, Jumat (6/11/2026).


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Bimo mengungkapkan bahwa komplotan tersebut diduga telah melakukan aksi begal sebanyak empat kali di wilayah Percut Sei Tuan. Dalam menjalankan aksinya, mereka juga melibatkan dua orang lainnya berinisial DA dan BE yang kini masih dalam pengejaran polisi.


Adapun empat lokasi yang menjadi tempat aksi pembegalan tersebut yakni kawasan Pondok Rowo, Desa Saentis, Jalan Bengkel, Mandala By Pass dekat Lapangan Padel, serta Jalan Perhubungan, Laut Dendang.


Selain kasus begal, komplotan tersebut juga diduga terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


"Untuk kasus curanmor, pelakunya adalah Ram Chand Singh Dhiloon bersama AL (DPO) dan DA (DPO). Mereka mencuri sepeda motor Honda Vario warna putih di Jalan Padang, Gang Seram, sekitar dua hari lalu," ungkap Bimo.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna biru, satu unit Honda Scoopy warna hijau-hitam, sebilah parang yang diduga digunakan saat beraksi, sebilah pisau belati, satu buah tombak, satu batang besi, serta dua buah bendera yang diduga berkaitan dengan kelompok geng motor Pakboss dan Titisewa.


Saat ini, keempat tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (Yusuf)

Post a Comment

أحدث أقدم