SUARAPERJUANGAN.CO.ID|Deli Serdang - PT Angkasa Pura Aviasi menyambut dengan bangga kedatangan perdana (inaugural flight) maskapai Salam Air yang resmi membuka rute internasional Muscat (MCT)–Kualanamu (KNO)–Muscat pada Sabtu (4/7). Pembukaan rute ini menjadi tonggak penting dalam memperluas konektivitas udara internasional Bandar Udara Internasional Kualanamu sekaligus memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat antara Indonesia, khususnya Sumatera Utara, dengan Kesultanan Oman serta kawasan Timur Tengah.
"Penerbangan perdana Salam Air dioperasikan menggunakan pesawat Airbus A321 berkapasitas 212 kursi dengan tingkat keterisian penumpang yang sangat positif. Sebanyak 164 penumpang tiba di Bandar Udara Internasional Kualanamu dari Muscat, sementara 197 penumpang diberangkatkan kembali menuju Muscat.
"Sebagai bentuk apresiasi atas dibukanya rute baru tersebut, Manajemen Bandar Udara Internasional Kualanamu menggelar Salam Air Inaugural Flight Ceremony di Gate 2 Keberangkatan Internasional. Rangkaian kegiatan meliputi penyambutan tamu VIP,
Sambutan para pemangku kepentingan, tradisi Water Cannon Salute saat pesawat tiba, penyambutan penumpang dengan tarian tradisional dan pengalungan bunga, serta seremoni pemotongan pita dan kue sebagai simbol dimulainya layanan penerbangan tersebut.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Manajemen PT Angkasa Pura Aviasi, Duta Besar Kesultanan Oman untuk Republik Indonesia H.E. Sheikh Mohamed Ahmed Salim Al-Shanfari, Regional Manager – Sales Salam Air Waheed Al Bulushi, Perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Manajemen PT JAS Airport Services, perwakilan instansi pemerintah, serta komunitas bandar udara yang beroperasi di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Komitmen Memperkuat Konektivitas Internasional Managing Director PT Angkasa Pura Aviasi, Ravishankar Saravu, menyampaikan bahwa pembukaan rute Muscat–Kualanamu merupakan pencapaian strategis dalam pengembangan "jaringan penerbangan internasional Bandar Udara Internasional Kualanamu.
"Kami menyambut dengan antusias kehadiran Salam Air di Bandara Internasional Kualanamu.
Dibukanya rute Muscat–Kualanamu menjadi langkah strategis dalam memperluas konektivitas internasional Sumatera Utara sekaligus memperkuat posisi Kualanamu sebagai salah satu gerbang udara utama Indonesia bagian barat.
" Kami meyakini rute ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, serta mobilitas masyarakat antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah," ujar Ravishankar.
Ia menambahkan bahwa PT Angkasa Pura Aviasi berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan maskapai penerbangan guna menghadirkan lebih banyak rute internasional yang memberikan nilai tambah bagi "Pengguna jasa "sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Salam Air Optimistis Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Regional Manager – Sales Salam Air, Waheed Al Bulushi, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme masyarakat terhadap pembukaan rute Muscat–Kualanamu.
"Kami merasa sangat terhormat dapat berada di sini untuk meresmikan penerbangan perdana Salam Air dari Muscat menuju Medan. Penerbangan perdana kami mencatat tingkat keterisian penumpang lebih dari 90 persen. Kami juga dengan senang hati menyampaikan bahwa penerbangan kembali dari Medan ke Muscat membukukan tingkat keterisian kursi di atas 90 persen."
"Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator tingginya permintaan terhadap rute baru ini sehingga memberikan optimisme bagi Salam Air untuk terus mengembangkan layanan di Indonesia.
"Saat ini kami mengoperasikan penerbangan Muscat–Medan sebanyak dua kali dalam sepekan.
Melihat respons pasar yang sangat positif, kami berencana meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam sepekan mulai September.
( rd )

إرسال تعليق