SUARAPERJUANGAN.CO.ID|Limapuluh Kota — Masih ingat 3 (Tiga) tahun lalu Perempuan asal Luak Limo Puluah (Kota Payakumbuh-Lima Puluh Kota), Sumatera Barat, Dian Sovana, menorehkan kiprah di panggung internasional dalam momentum Commission on the Status of Women (CSW67) yang diselenggarakan di Markas United Nations (UN), New York, Amerika Serikat 2023.
Forum global tersebut mempertemukan para pemimpin perempuan, akademisi, aktivis, serta pengambil kebijakan dari berbagai negara untuk membahas isu kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Pada kegiatan tersebut, peringatan International Women’s Day 2026, Dian Sovana kembali memperoleh penghargaan Women Leader sebuah apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam bidang pembangunan, tata kelola organisasi, serta pemberdayaan perempuan di tingkat regional dan internasional.
Penghargaan tersebut diberikan bersama sejumlah tokoh perempuan inspiratif dari berbagai belahan negara di Asia, di antaranya, Agalya Devy Balaguru, Principal, Knewton Global Schools, Ipoh, Lok Lay Hong – CEO, Malaysian Institute of Art, Kelly Eng, Sales & Marketing Director, Morning Arch Sdn. Bhd.
Kehadiran Dian Sovana juga sejalan dengan partisipasi berbagai women leaders dari Indonesia yang aktif mendorong kesetaraan gender, kepemimpinan perempuan, serta kontribusi perempuan dalam pembangunan global.
Dalam kesehariannya, Dian Sovana menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), salah satu perusahaan BUMN konstruksi nasional yang berperan dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur strategis di Indonesian
Di sela kesibukan profesionalnya di dunia korporasi, Dian Sovana juga aktif dalam dunia akademik sebagai dosen Yayasan Kementerian PU di bidang infrastruktur dan pembangunan, berbagi pengalaman praktis dari dunia industri kepada generasi muda serta mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor konstruksi dan pembangunan. Selain itu, ia juga dikenal sebagai periset di bidang infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan, dengan fokus pada isu Sustainability
Dian Sovana, juga dipercaya sebagai Ketua Srikandi Abipraya, sebuah wadah pemberdayaan perempuan di lingkungan perusahaan. Momentum penghargaan internasional ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia, termasuk dari daerah kecil Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, mampu tampil dan berkontribusi di tingkat global serta membawa nilai kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Bagi Dian Sovana, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan pribadi, tetapi juga menjadi simbol bahwa perempuan Indonesia mampu menjadi bagian dari solusi dunia melalui kepemimpinan yang berintegritas, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan.(Alan)

إرسال تعليق