Polrestabes Medan Panen Perdana Sayuran Hidroponik, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Suaraperjuangan.co.id|Medan - Polrestabes Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui inovasi pertanian perkotaan. Kali ini, Polrestabes Medan menggelar panen perdana tanaman sayuran hidroponik jenis sawi pakcoy sekaligus melakukan penanaman melon hidroponik di kawasan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Polrestabes Medan.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (13/1/2026) pukul 08.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tabes Medan Ny. Nelly Calvijn.


Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, S.H., S.I.K., M.I.Kom., para Pejabat Utama Polrestabes Medan, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tabes Medan Ny. Greis Rudy Silaen, Kepala SPPG I Adi Santoso, Ketua Komunitas Hidroponik Sumatera Utara Nazri, serta pengurus Bhayangkari Cabang Tabes Medan.


Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) ini memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan Polrestabes Medan untuk kegiatan pertanian produktif berbasis hidroponik. Metode tersebut dinilai ramah lingkungan, efisien, serta mampu menghasilkan sayuran sehat dengan nilai gizi tinggi secara berkelanjutan.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung kemandirian pangan nasional, sekaligus wujud sinergi bersama Bhayangkari dalam pemanfaatan pekarangan secara optimal.


“Hasil panen hidroponik ini dimanfaatkan langsung untuk mendukung pengelolaan program Makan Bergizi Gratis oleh SPPG YKB Polrestabes Medan I bagi para penerima manfaat,” ujarnya.


Melalui inovasi pertanian modern tersebut, Polrestabes Medan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan, sejalan dengan program pemerintah menuju Indonesia mandiri pangan.(red)

Post a Comment

أحدث أقدم